
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Diskominfo Staper resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Operator Website Desa pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema "Akselerasi Transformasi Digital Desa melalui Optimalisasi Website Desa" demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang informatif, transparan, dan akuntabel.
SANGATTA – Pacu Transformasi Digital, Diskominfo Staper Kutim Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas Operator Website Desa
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih informatif, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Operator Website Desa. Kegiatan yang dimulai pada Rabu, 17 Juni 2026 ini mengusung misi besar, yaitu "Akselerasi Transformasi Digital Desa melalui Optimalisasi Website Desa."
Dipimpin langsung oleh jajaran Diskominfo Staper Kutim di Sangatta, Bimtek ini dirancang secara intensif untuk membekali para ujung tombak pengelolaan informasi di tingkat desa. Melalui optimalisasi platform digital, setiap desa diharapkan mampu menjadikan website resmi mereka sebagai etalase digital pemerintahan serta media promosi potensi lokal yang efektif.
Fokus Hari Pertama: Pengenalan Platform dan Manajemen Konten
Pada agenda hari pertama (Rabu, 17/6), para peserta langsung dihadapkan pada materi-materi fundamental yang krusial. Sesi diawali dengan pengenalan website desa secara mendalam, termasuk fungsi strategisnya dalam mendukung Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan workshop praktis mengenai tata cara pengisian website dan pengelolaan konten desa.
Kepala Diskominfo Staper Kutim, dalam sambutannya, menekankan bahwa website desa bukan sekadar formalitas, melainkan "Jendela Informasi Utama" yang menghubungkan desa dengan dunia luar.
"Melalui Bimtek ini, kami berharap setiap operator dapat mengelola informasi dengan cepat, akurat, dan dinamis. Website desa harus menjadi sumber terpercaya bagi masyarakat untuk mengakses data pembangunan, potensi ekonomi, dan juga laporan penggunaan anggaran desa," ujarnya.
Menuju Desa Digital yang Dinamis dan Berdaya Saing
Melalui penguatan kapasitas ini, para operator desa tidak hanya diajarkan cara mengunggah data, tetapi juga strategi menyajikan informasi publik yang menarik, valid, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Pasca-Bimtek ini, seluruh operator website desa di Kabupaten Kutai Timur diharapkan memiliki standar kompetensi yang seragam. Dengan demikian, mereka mampu mengubah website desa dari sekadar laman statis menjadi platform digital yang dinamis, interaktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kesiapan Kutim sebagai daerah yang tangguh di



